Selamat Datang

Perkuat Industri Hasil Hutan, Perluas Akses Pasar

Blog Image

Perkuat Industri Hasil Hutan, Perluas Akses Pasar

Produksi Hasil Hutan Harus Terus Meningkat, Tapi Tantangan Baru Sudah di Depan Mata! 🌍🌲

Di tengah tekanan pasar global, produksi PBPHH tahun 2024 menunjukkan capaian luar biasa—menyentuh 48 juta m³ per tahun, atau 44% dari total kapasitas produksi yang ada. Sebuah lompatan yang patut diapresiasi! Namun, pencapaian ini juga membuka diskusi penting soal potensi riil industri dan urgensi rasionalisasi kapasitas produksi agar strategi ekspor bisa lebih tepat sasaran.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan, sejumlah isu strategis pun turut mengemuka. Mulai dari pentingnya legalitas usaha lewat kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Perizinan sebelum UUCK, hingga potensi dampak negatif dari wacana penetapan tarif resiprokal oleh Amerika Serikat terhadap produk olahan kayu Indonesia, maupun usulan proposal EU untuk memasukkan 74 Spesies Meranti kedalam Lampiran II CITES.

Rapat juga menyoroti langkah-langkah adaptif yang harus segera diambil—di antaranya penguatan strategi pemasaran lewat diversifikasi pasar, peningkatan keterlacakan produk, dan optimalisasi platform digital seperti SIHUTANKU, E-Katalog, dan SVLK+.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi kini menjadi kunci untuk membangun strategi hilirisasi sektor kehutanan yang tangguh dan adaptif terhadap dinamika pasar global, tentu dengan dukungan SDM unggul dan intelijen pasar berbasis data yang akurat.

🚀 Saatnya bukan hanya tumbuh, tapi juga siap bersaing!